Strategi Crm Sebagai Usaha Perusahan Hadapi Bisnis Di Pasca Pandemi

Written by Futai on August 18, 2020 in Prospek Bisnis Menjanjikan with no comments.

Namun, jika tidak dapat bertahan perusahaan dapat menggunakan melakukan pivot dari core bisnis. Pivot sendiri memiliki arti mencari model bisnis yang lain, namun tetap berada divisi yang sama dengan perusahaan. “Selain bantuan modal, pemasaran melalui media sosial dan automasi pembukuan akan memudahkan UKM untuk menyusun strategi yang sekiranya tepat guna kelangsungan usaha saat ini dan kedepannya,” ujar Standie dalam siaran pers, Kamis (26/3).

Strategi bisnis dimasa pandemi

Pihak perusahaan dapat memanfaatkan aplikasi-aplikasi yang sudah ada di perangkatsmartphone, seperti Whatsapp, shopee, gojek, seize, tokopedia, lazada, dan lain-lain. Usaha kecil, mikro dan menengah saat ini menjadi salah satu penunjang ekonomi negara dan ekonomi daerah. Sektor UMKM pada tahun 2020 lalu ditargetkan berkontribusi sebesar 60% terhadap PDB . Ditengah pandemi dan kekhawatiran akan resesi yang melanda, pelaku UMKM diharapkan dapat tetap mengembangkan usahanya demi menunjang perekonomian negara.

Penelitian saya sendiri mendapati bahwa melalui kapabilitas belajar dan kapabilitas berjejaring dapat mempengaruhi pengembangan mannequin bisnis. [newline]Kapabilitas belajar adalah kemampuan sebuah usaha untuk menghasilkan berbagai pengetahuan baru. Sedangkan kapabilitas berjejaring adalah kemampuan sebuah usaha untuk dapat terhubung dengan potensi pasar, potensi pemasok, dan potensi investor. “Kami menyadari usahawan mikro yang akan menjalani usaha on-line akan lebih mudah dengan memulai penjualannya di media sosial maupun market.

Pastikan bahwa investor memahami product data bisnis startup Anda dan juga tantangan yang sedang Anda hadapi. Maksudnya barang baru ini menjadi pelengkap sehingga barang yang lama semakin meningkat manfaat penggunaannya. Ini adalah sebuah strategi diversifikasi dengan cara menambah jumlah produk. Penambahan produk yang dijual harus berkaitan dengan produk yang dipasarkan sekarang.

“Dunia on-line ini luar biasa jika kita memang memanfaatkannya dengan baik. Buat teman-teman tetap semangat di masa pandemi ini, yang belum punya produk sendiri pun bisa berkolaborasi dengan rekan yang lain, para reseller atau produsen. Kita bisa menghasilkan pundi pundi meski tidak memproduksi barang sendiri, seperti dengan menjadi reseller dan dropshipper” ungkap Mila sebagai motivasi bagi para pelaku usaha untuk menjalankan bisnis secara on-line. “Buat teman-teman tetap semangat di masa pandemi ini, yang belum punya produk sendiri pun bisa berkolaborasi dengan rekan yang lain, para reseller atau produsen.

Efisiensi tenaga kerja dapat membantu bisnis Anda untuk melewati masa new regular, termasuk dampak dari program pemerintah dan keringanan pajak, dan memungkinkan bisnis untuk menggunakan pemutusan hubungan kerja sebagai upaya terakhir. Anda hanya perlu memanfaatkan momen dengan baik untuk melakukan promosi. Misalnya, membuat cerita-cerita unik dan menarik spesial #WorkFromHome dapat menjadi metode pemasaran produk. Hastag ini juga bisa Anda manfaatkan untuk meraih pasar yang lebih luas. Jika bisnis Anda bergerak pada sektor penyediaan jasa, penggunaan platform e-commerce ataupun website akan sangat membantu konsumen Anda untuk menjangkau produk Anda.

Sebagai pemilik UKM atau bisnis kecil menengah, berusaha mempertahankan bisnis saja tidak cukup. Caranya dengan mulai memperhatikan perilaku dan kebiasaan baru di masyarakat selama masa pandemi. Saat ini tersedia fasilitas yang bisa anda gunakan dalam pemasaran online di media internet yang dapat menjangkau konsumen yang sesuai dengan segmentasi khusus. Seperti memberikan bonus berupa masker dan hand sanitizer yang sudah Anda kemas sesuai dengan packing brand. Ataupun konsumen mendapatkan promo menarik jika melakukan pemesanan secara online.

Salah satunya, kegiatan ekonomi dan bisnis juga mengalami banyak perubahan mulai dari omzet hingga berbagai strategi operasionalnya. JAKARTA, iNews.id – Berbagai upaya harus ditempuh pelaku usaha agar dapat mempertahankan bisnis di tengah kondisi ekonomi yang tidak pasti akibat pandemi Covid-19. Jakarta, 5 Mei 2020 – Salah satu sektor yang paling merasakan dampak dari pandemi Covid-19 adalah sektor ekonomi, khususnya para pelaku bisnis kecil menengah. Dampak yang dirasakan cukup beragam, mulai dari sepinya pelanggan hingga yang paling parah adalah terpaksa gulung tikar. Di sisi lain, UMKM adalah salah satu sektor yang menunjang perekonomian Indonesia. Pada webinar Strategi Adaptasi UMKM Merespon Dampak Pandemi Corona, dibahas mengenai langkah-langkah strategis yang perlu dilakukan oleh para pelaku bisnis maupun mereka yang baru akan memulai usahanya.

Kemudahan dan pengalaman berbisnis yang lebih simpel dengan menggunakan platform pihak luar tetap berisiko akan faktor keamanan. Kemungkinan adanya pencurian identitas maupun produk dan layanan yang disalahgunakan bisa dilakukan oleh oknum-oknum tidak bertanggung jawab. Misalnya, secara langsung maupun tak langsung kompetisi yang tidak sehat membuat kompetitor Anda berusaha untuk menyerang privasi dan menjual informasi yang Anda miliki. Hal ini tentunya dapat merugikan konsumen maupun usahawan dan keberlangsungan bisnis kedepannya. Menurut pria yang akrab disapa Mike ini, setidaknya ada tiga jenis manfaat dan risiko dari media sosial dan market yang dapat menjadi pertimbangan agar semakin siap dan strategis ketika memulai bisnis on-line.

Comments are closed.