Reza Artamevia Jadi Tulang Punggung Keluarga, Minta Direhabilitasi Saja

Written by Futai on January 14, 2021 in Berani Berwirausaha Sejak Dini with no comments.

Pembelajaran pajak dapat dimulai dari hal-hal kecil dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya, dengan memberikan cerita tentang manfaat pajak untuk pembangunan jalan, gedung, dan jembatan. “Perlu edukasi sehingga dapat menempatkan pajak lebih berkontribusi dan menjadi tulang punggung pembangunan.

Yang terpenting, bagi Suparti, kebutuhan untuk membeli pamper suaminya dapat terbeli dengan penghasilan yang didapatkan. Lebih lanjut Ade menuturkan, Fadil disiapkan menempuh pendidikan pada tahun ajaran baru 2018 mendatang. Terkait dengan kediamannya digubuk, pemerintah akan memindahkannya dan menfasilitasi dengan rumah kontrakan gratis. Lebih lanjut Ingrid menjelaskan IPEMI hadir untuk memfasilitasi pelaku UMKM khususnya perempuan untuk dapat menjalankan usaha mandiri dan memasarkan produknya.

Mengenai perempuan bekerja di luar rumah, tidak ditemukan satu teks keagamaan yang melarang perempuan untuk bekerja, bahkan pada zaman Nabi Saw pun perempuan telah bekerja dengan aneka pekerjaan. Suami juga harus memahami beban berat isteri yang bekerja, dengan membantu tugas-tugas isteri dirumah. Selain itu suami jangan terlena dan merasa nyaman dengan kondisi seperti ini.

Maka dari itu, alokasikan 10% dari penghasilan untuk berbuat kebaikan. Padahal para pekerja migran tersebut setelah kembali ke Indonesia juga tidak semuanya bisa mendapatkan pekerjaan baru untuk menghidupi diri dan keluarganya. Sesekali pergi bersama dan mencicipi restoran baru di kota boleh dilakukan.

Selain itu, kondisi ini juga bisa terjadi karena suami di-PHK dari pekerjaannya, sehingga mau tak mau sang istri harus rela menjadi tulang punggung keluarga. Ada juga yang menganggap bahwa beban kerja istri di rumah tidaklah berat, sehingga lebih baik waktunya digunakan untuk bekerja sehingga menambah pendapatan untuk pemenuhan kebutuhan keluarga. Suami yang sedang sakit, anak yang masih sekolah, dan ibu yang sudah renta membuat Vira harus terus berjuang demi mencukupi kebutuhan anggota keluarganya. “Sebelumnya saya hanya ibu rumah tangga biasa, tidak bekerja sama sekali. Tetapi sejak suami sakit saya terus berpikir, apa ya yang bisa menghasilkan uang dan bisa mencukupi kebutuhan keluarga? Tetapi dengan adanya tiga tanggungan, saya harus bisa mencari pekerjaan yang bisa menghidupi kami semua.

Cara untuk menjadi tulang punggung keluarga

Alhamdulillah, dana sebesar Rp3 juta terkumpul, separuh dana digunakan untuk biaya kontrakan rumah dan selebihnya untuk biaya hidup keluarga Ayu. Sedangkan anak perempuan, semakin besar semakin dekat dengan keluarga pihak perempuan. Sejak dini mereka sudah diperkenalkan dengan pekerjaan domestik, seperti menyediakan makanan, mencari ikan, mencari kayu, serta mencari keperluan yang kurang dalam rumah. Selain itu, istri yang ingin mencari nafkah di luar rumah haruslah mematuhi sumber syariat Islam. Ia dilarang untuk tabarruj yang dapat menimbulkan fitnah dan menjaga sebaik-baiknya harga dirinya.

Comments are closed.